Archive for June, 2007

Anak Anda Sulit Makan?

Anak perlu asupan gizi sempurna untuk tumbuh-kembangnya. Anak sulit makan tentu membuat orang tua cemas. Karena hanya dari menu makan yang bernutrisi tinggi, perkembangan dan pertumbuhan anak bisa berjalan dengan optimal. Bila anak Anda pikcy eater, Anda harus pandai-pandai menyiasatinya.
Makanan apa yang tersedia di meja makan Anda akan mempengaruhi selera anak di kemudian hari. Karena itu, pastikan hanya menu sehat dan seimbang yang terhidang di atas meja makan Anda. Dari sana, kebiasaan makan anak dapat dibentuk.

Bila anak Anda sulit makan
Perlu siasat dan strategi agar anak sulit makan ‘tertarik’ untuk mencoba makanan bergizi yang anda hidangkan. Untuk menambah nafsu makannya, berikan dia vitamin B1 siasati dengan:

1. Sajikan makanan dengan hiasan menarik
2. Masukkan unsur gizi ke dalam makanan kesukaan anak.
3. Buatlah suasana makan yang menyenangkan.
4. Jangan memaksa anak makan dengan perasaan emosi atau marah
5. Beri makanan secara bertahap sedikit demi sedikit, namun sering.
6. Hindari pemberian permen atau makann ringan menjelan jam makan agartidak mengurangi selera makan.
7. Berikan imbalan hadiah bila anak mau menghabiskan makannya
8. Berikan suplemen multivitamin dan multimineral untuk embantu melengkapi kebutuhan gizi anak. (yang dianjurkan Sumber berita: Nutrilite (www.nutrilite.com)

Zat Gizi
Manfaat
Sumber
Protein
Zat pembangun sel-sel tubuh
Daging, telur, susu (hewani), kacang-kacangan dan sayura (nabati)
Kalsium
Penting bagi pertumbuhan tulang dan gigi
Susu, ikan sarden dengan tulang, youghurt, bayam, tahu, keju
Zat besi
berperan aktif dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan pembentukan sel darah merah
Hati,kerang, bayam, beet, Vitamin C
Vitamin C
Anti oksidan,melindungi tubuh dari radikal bebas adn memperkuat sistem imun
Jeruk lemon, brokoli, jambu biji
Vitamin B1 dan B6
Mengatasi kelelahan pada anak yang aktif
Pisang, alpukat, kentang, roti, susu

(Sumber: Amagram)

Waspadai Flu Burung

WHO mendefiniskan flu burung sebagai penyakit akut, menular dan membahaykan karena dapat menyebabkan kematian mendadak pada unggas dan manusia. Waspadai kehadirannya sekarang juga.

Jika selama ini kita menganggap flu burung adalah wabah di negara ‘tetanga’ yang jauh dari ‘rumah’, sekarang tidak bisa begitu lagi. Hingga akhir januari 2007, sudah 82 orang Indonesia didiagnosis positif menderita flu burung, 63 dia antaranya meninggal dunia. Dengan tingkat kematian rata-rata 82%, pemusnahan unggas di wilayah penduduk pun digalakkan. Bila tetap ingin memelihara burung, masyarakat diwajibkan melakukan sertifikasi pada dinas peternakan setempat.

Seberapa ganaskah flu burung?
Seorang yang terinfeksi virus flu burung (H5N1) akan langsung terserang demam tinggi dan berkelanjutan hingga 38C, mengalami sesak napas, batuk, sakit kepala dan linu persendirian, lalu hanya dalam waktu 4 hari jiwanya tak tertolong.
dengan penyebaran yang cepat, tak heran flu burung kemudian menjadi penyakit paling mematikan di dunia. Indonesia adalah negara dengan jumlah korban meninggal tertinggi di dunia. sayangnya kesaran masyarakat kita untuk menjaga kesehatan lingkungan masih sangat buruk.

Tips:
Jagalah Kebersihan Agar tidak terinfeksi flu burung:

1. Pelihara kebersihan lingkungan.
2. Perhatikan kebersihan pribadi. Cuci tangan dengan sabun dan air setelah kontak dengan unggas atau hewan peliharaan.
3. Tidak mengonsumsi darah hewan mentah atau yang dibekukan, telur atau daging unggas setengah matang.
4. Tidak menyentuh unggas sakit
5. Tidak mengonsumsi unggas mati atau yang sakit.
6. Anak-anak rentan terinfeksi virus ini, jadi jaga kebersihan anak Anda
7. Bila memasak unggas, masak hingga suhu 56 derajat Celcius selama 30 menit. Suhu ini sudah mengakibatkan virus influenza mati.
8. Makan makanan yang bergizi agar ketahan tubuh meningkat.
9. Konsumsi food suplemen untuk menambah daya tahan tubuh. (visit www.nutrilite.com)

(Sumber: Amagram, Mar 2007)

8 Langkah Menuju Hidup Sehat

Hidup sehat adalah salah satu resolusi Anda? simah 8 tip menuju hidup sehat dari Sean Foy, President of Personal Wellness Corporation, yang juga penasihat untuk Nutrilite Health Institute (www.nutrilite.com) dan Personal Trainer Nutrilte Fitness.

1. Awali hari dengan sarapan
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang terbiasa sarapan pagi bertubuh lebih langsing dibandingkan mereka yang tidak. Sarapan juga bagus untuk menjaga berat badan ideal, mengurangi resiko obesitas, diabetes, penyakit jantung. dan stroke.

2. Pilih menu seimbang
Jangan biarkan piring Anda dipenuhi makanan berkarbohidrat atau berprotein semua. Usahakan tetap ada sayur atau salah buah. Pilih buah dan sayur berwarna cerah karena semakin cerah warnanya, semakin banyak kandungan vitamin dan mineralnya.

3. Bergeraklah
Parkirlah mobil lebih jauh dari biasanya, hindari lift/elevator, dan gunakanlan tangga. Berjalan kaki 30 menit sama efektifnya dengan 10 menit berolahraga. Lumayan, bukan?

4. Nikmati makanan Anda
Kebanyakan orang mengira kalau makan sehat itu tidak enak dan membosankan. Pilih jenis makan yang low fat (berkadar lemak rendah) yang lezat sehingga Anda juga menikmatinya. Boleh saja menambahan rasa ke dalammkanan asalkan tidak menambah kandungan kalorinya.

5. Pilih olah raga yang Anda sukai.
Olahraga seharusnya menyehatkan, bukannya menyiksa. Aktivitas ini merupakn pelampiasan stres yang efektif untuk membuat tubuh Anda sehat. Pilihlah jenis olahraga yang Anda sukai, agar terasa menyenangkan saat melakukannya.

6. Hindari Stres
Stres mempengaruhi berat badan dan kesehatan Anda. Juga berdampak buruk, tak hanya pada nafsu makan tapi juga pada kemampuan tubuh dalam mencerna makanan. Sebisa mungkin berpikirlah positif agar terhindar dari stres.

7. Pilih camilan yang sehat
Penelitian menunjukkan bahwa camilan sehat adalah cara tepat untuk mengontrol selera makan danmengurangi berat badan. Pilih camilan berupa buah atau susu segar.

8. Konsumsilah Air lebih banyak lagi
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi air yang cukup tak hanya bagus untuk kesehatan, tapi juga membantu proses diet. Air bermanfaat untuk membantu proses diet. Air bermanfaat untuk membantu kelancaran metabolisme tubuh.

(Sumber: Amagram, Feb 2007)