Avatar: Film Terlaris Sepanjang Masa

Sudah lebih dari sebulan saya tidak menulis di blog ini, dan saat ini saya tergerak untuk menulis lagi. Sebenarnya ada dua topik yang ingin saya bahas yaitu tentang ...

Mutasi Sepeda Motor Lintas Propinsi

Saya mau bercerita sebuah kisah panjang memutasi kendaraan roda dua (sepeda motor) dari Serang, Banten Ke Bangkalan, Jawa Timur (lintas propinsi). Waktu itu saya tidak ada rencana untuk memutasi (memindahkan) ...

Nikmatnya Rujak Petis Madura

Entah mengapa setiap saya lagi di rantau, yang selalu bikin saya rindu madura adalah rujak petisnya. Begitu juga banyak dari teman-teman saya juga begitu. Begitu enak kah rujak petis madura ...

GeoCities Ditutup, Kini Tinggal Kenangan

Orang-orang yang kenal internet sejak 1990-an mungkin sangat kenal dengan apa yang namanya GeoCities, salah satu web yang pertama kali memberikan kemudahan bagi siapa saja untuk membuat dan mempublikasikan web. ...

 

Category: Random

Hancurkan Kaca, Dapat Ultrabook! (Video)

Dengan rangkaian eksperimen sosial, Intel nge-test masyarakat umum untuk melihat apakah yang akan mereka lakukan untuk memenagkan sebuah ultrabook baru. Video ini memperlihatkan reaksi mereka yang lucu-lucu.

Read

Avatar: Film Terlaris Sepanjang Masa

avatar

Sudah lebih dari sebulan saya tidak menulis di blog ini, dan saat ini saya tergerak untuk menulis lagi. Sebenarnya ada dua topik yang ingin saya bahas yaitu tentang film Avatar dan konfilk antar Google vs China, tapi saya lebih tertarik bercerita tentang Avatar. Avatar merupakan film terbaru karya James Cameron, yang sampai saat ini (minggu ke-8) masih No. 1 di daftar Box-Office. Dan tentu saja sudah memecahkan record sebagai film terlaris sepanjang masa yang sebelumnya dipegang oleh film Titanic yang juga merupakan karya dari James Cameron. Avatar juga memecahkan record sebagai film pertama yang pendapatannya menembus $2 milyar.

Saya sendiri telah menonton Avatar versi 3D-nya sebanyak 4 (empat) kali. Di film ini James Cameron bercerita tentang manusia yang berhasrat mengeksplorasi kekayaan alam di Planet Pandora yang dihuni oleh sebuah suku bernama suku Na’vi yang mana kehidupannya masih primitive. Jadi kalo biasanya kita disuguhin film yang bercerita tentang alien yang menyerang bumi, kali ini terbalik malah manusia yang menjadi alien dan pergi menyerang koloni di planet lain yaitu Pandora. Dengan setting kejadian di tahun 2154, di film ini kita dipertontonkan gadget-gadget futuristik yang canggih milik manusia, dan dipadukan dengan keindahan alam yang belum tersentuh teknologi di planet Pandora. Keindahan alam Pandora sangat menakjubkan, disana ada batu-batu raksasa bergelantungan di langit, burung-burung besar yang bisa ditunggangi, tumbuh-tumbuhan yang mengeluarkan cahaya dimalam hari yang luar biasa indahnya apabila dipadukan dengan sungai-sungai yang jernih.

Dalam usaha untuk mengekplorasi alam Pandora tersebut, manusia membuat cloning makhluk Na’Vi sebagai penyampai pesan ke suku Na’Vi tersebut. Pada intinya manusia ingin para suku Na’Vi yang tinggal di wilayah target untuk bersedia pindah ke tempat lain karena wilayahnya mau dihancurkan untuk diambil kekayaan alamnya. Saya tidak mau bercerta banyak tentang film ini, karena kindahan sebenarnya terletak pada ‘visual effect’-nya, jadi barang kali anda belum nonton film ini silakan pergi ke bioskop yang memutar versi 3D-nya, kalau di Surabaya anda bisa pergi ke Sutos XXI barangkali masih diputar.

Impian Sang Pemimpi

13859_212121913630_503478630_2995639_1678406_n

Impian, sebuah kata yang tidak asing di telinga kita. Waktu kecil saya sering ditanya, kalau sudah besar mau jadi apa? dan jawaban-jawaban umum seperti ‘ingin jadi presiden’ sepertinya juga tidak asing di kehidupan kita, ingat lagu Susan Ria Enes?. Melihat fenomena ini, sebenarnya kita sudah dipancing-pancing untuk bermimpi sejak dari kecil, sesuatu hal sangat positif bagi perkembangan anak. Namun siring berjalannya waktu, sepertinya pancingan pertanyaan-pertanyaan seperti ini semakin memudar di kehidupan masyarakat kita. Seingat saya, pertanyaan-pertanyaan seperti itu hanya ada di sekolah TK, setelah itu sepertinya tidak pernah lagi.

Saya baru saja menyaksikan film sekuel lanjutan ‘Laskar Pelangi’ yaitu ‘Sang Pemimpi’ yang disutradarai Riri Riza. Sang Pemimpi diangkat dari novel karya Andrea Hirata yang menanamkan moral positif untuk anak muda, yaitu gantungkan impian setinggi langit dan kejar lah jangan pernah menyerah. Saya bersyukur tema seperti ini mulai banyak diangkat di dunia perfilman nasional, yang mana akan mempengaruhi cara berpikir anak muda Indonesia agar menjadi orang besar dan penuh semangat dan yang penting tidak takut untuk bermimpi.

Dalam membangun dan memelihara impian, seperti yang perlihatkan dalam film ‘Sang Pemimpi’ cara yang paling sederhana yang bisa kita lakukan adalah sering-sering mengutip perkataan tokoh-tokoh besar yang biasanya sangat inspiratif. Hal ini sebenarnya hanyalah sebagai bentuk usaha kita untuk mendalami cara berpikir tokoh tersebut, seperti halnya sebuah kutipan ‘tirulah orang sukses, maka anda akan jadi sukses’. Dalam film tersebut kita bisa mendengar ‘quotes’ atau kutipan-kutipan baik dari tokoh asing maupun tokoh lokal seperti Sutan Sjahrir, Moh. Hatta, Soekarno, Rhoma Irama, dan Iwan Fals.

Berikut ‘quotes’ atau kutipan tokoh-tokoh yang dipakai dalam sekuel film ‘Sang Pemimpi’

1. Masa muda masa yang berapi-api – Rhoma Irama.
2. Terbanglah Garudaku, singkirkan kutu-kutu di sayapmu – Iwan Fals.
3. …

silahkan lanjutkan di comment berikut bila anda ingat..