LG Optimus Life = LG Optimus Me = LG P350

Linux Dibandingkan dengan Sistem Operasi Lain

 

Sangat sulit untuk mendapatkan perbandingan sistem operasi yang obyektif, karena orang-orang yang mengeluarkan perbandingan memiliki kepentingan masing-masing. Anda mungkin tidak akan percaya perbandingan yang dikeluarkan oleh vendor karena sebenarnya mereka harus mengarahkan anda untuk membeli produk mereka. Artikel yang muncul dalam dunia dagang sangat berbeda dengan spesifikasi yang dikeluarkan untuk produk dan teknologinya.

Ada contoh yang membandingkan antara Linux dan Windows yang dikeluarkan orang dengan obyektif, hanya memaparkan fakta dan membatasi pada aspek teknis semata. Namun juga ada yang mengeluarkan hasil perbandingan dengan emosional atau hanya berdasar kepentingan bisnis semata, contohnya pada website nya Microsoft yang mengatakan bahwa Linux berbasis pada Unix, teknologi yang telah berumur 30 tahun, yang bermaksud mencegah anda mengandalkan bisnis anda pada teknologi yang sudah berumur 30 tahun.

Kenyataanya sangat berbeda, Pengembangan Linux baru dimulia pada tahun 1991 dan Linux bukanlah Unix, Linux merupakan Teknologi yang lebih muda dari Windows. Namun sebenarnya hal ini tidak penting, karena umur sebuah sistem operasi tidak ada hubungannya dengan kehandalannya secara teknis.

Apa yang kita sebut Linx sekarang sebenarnya adalah ratusan program yang ditulis ribuan programmer di seluruh dunia. Jika anda melihat distribusi Linux dalam CDROM, anda akan menemukan bahwa sebenarnya Sistem Operasi Linux hanya sebagian kecil saja dari isi total CDROM. Banyak diantara program dalam CDROM tersebut bernaung dibawah payung GNU. Dengan alasan ini ada beberapa komunitas Linux yang merasa distribusi seharusnya lebih tepat kalo disebut “GNU” atau “GNU/Linux”.

Hal ini tidak berarti meremehkan kontribusi Linus Torvalds dan semua programmer pada proyek yang telah dibuatnya. Sungguh, sistem operasi Linux adalah central terhadap penemuan kebebasan dalam industri komputer saat ini. Namun, penting untuk tidak dilupakan kontribusi dari orang-orang GNU yang memiliki visi untuk memulai menggarap software yang free beberapa tahun lebih dahulu. Pekerjaan yang mereka lakukan untuk membuat GNU Public License (GPL) adalah kunci keberhasilan dari Open Source Software (OSS).

Tags:
 

Related Posts